Apakah Anda termasuk orang baru yang mau terjun di dunia SEO? Atau sebenarnya sudah pernah tahu pengertiannya tetapi masih ragu?

Tulisan ini mencoba menyederhanakan pemahaman terhadap salah satu strategi paling ajaib di dunia internet: SEO.

Namun, sebelum berjalan lebih jauh, kita mesti paham lebih dulu tentang apa yang dimaksud dengan SEO. Secara sederhana, SEO merupakan singkatan dari Search Engine Optimizer. Sejalan dengan terjemahan bebas namanya, strategi ini digunakan untuk memaksimalkan konten yang kita punya supaya “ramah mesin pencarian”.

Dengan kata lain, SEO adalah disiplin ilmu yang berfokus pada usaha peningkatan reputasi organik atas website kita di mata hasil pencarian mesin pencari. Di perkembangannya, seorang pegiat SEO dituntut untuk bisa menguasai aspek teknis sekaligus kreatif supaya mencapai: peningkatan peringkat, mendatangkan traffic (lalu lintas, kunjungan) ke website, hingga meningkatkan tingkat keterlihatan website di mata search engine.

Dalam perjalanannya, SEO bukanlah aspek yang murni “ramah” mesin saja. Melainkan juga bagaimana membuat website yang Anda miliki “ramah” pula bagi pengunjung yang datang. Bagi pemain pemula, banyak yang terjebak dengan bagian teknis, sehingga yang diperhatikan hanyalah pencarian keyword supaya, Google misalnya, mudah menemukannya. Ketika praktik ini dilakukan, umumnya website yang dibuat cuma penuh dengan tembakan keyword, tetapi tutup mata bahwa tulisannya sukar dibaca oleh manusia, tidak koheren.

Fenomena tersebut sebenarnya bukan tanpa sebab. Yang perlu kita maklumi terlebih dulu, mayoritas traffic yang masuk ke statistik website di-endorse oleh mesin pencari (Google, Bing, Yahoo!, DuckDuckGo, dan sebagainya). Kecuali, Anda memang sudah punya basis massa terlebih dahulu sebelum membuat website, misalnya sudah memiliki banyak followers di media sosial, maka hipotesis di atas bisa gugur.

Temuan yang dihasilkan oleh mesin pencari itu tergolong unik: pengguna mengetik keyword karena memang ingin menemukan hal spesifik. Sehingga, traffic yang datang dari sini bersifat targeted (tepat sasaran, organik). Tentu, apabila website Anda memang menawarkan barang yang dicari oleh pengguna, hal ini akan sangat menguntungkan (bisa terjadi pembelian).

Berangkat dari tujuan mulia di awal (targeted traffic), sayangnya mesin pencari masih butuh bantuan kita untuk menyempurnakan hasil temuannya. Dengan penanganan yang benar, website-website yang memang relevan bisa memperoleh rekognisi langsung; tetapi sebaliknya, jika langkah yang diambil salah, justru hal itu bakal mengubur eksistensinya sehingga statistik website Anda pun minim.

Relevan dengan judul, tulisan awalan ini sekadar menggarisbawahi bahwa: dunia SEO memang kompleks, tetapi kebanyakan orang bisa dengan mudah memahami dasar-dasarnya. Dalam dunia SEO, pemahaman yang masih sedikit pun sudah mampu memberikan perbedaan dibandingkan dengan mereka yang belum tahu sama sekali. Apalagi belajar SEO pun murah, cukup sediakan waktu dan latih kesabaran Anda untuk terus mencari materinya di dunia maya. Namun, perlu disadari bahwa paham saja tidak cukup, yang membuat ilmu SEO Anda hebat adalah praktiknya.

Akhirnya, Studio Konten berharap agar Anda punya semangat belajar SEO yang besar. Endapkan dulu definisi yang telah dipaparkan barusan. Kita akan berproses bersama melalui seri “insight” SEO berikutnya.

(Visited 43 times, 1 visits today)
Categories: #InsightContent Story

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *